720x90

Tabel Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Advertisement

Pengertian Besaran Pokok dan Besara Turunan

1. Besaran Pokok
Besaran dalam fisika ada 2 jenis, antara lain besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok merupakan besaran yang satuannya ditetapkan terlebih dahulu dan tidak tergantung pada besaran lain. Dengan kata lain, besaran pokok merupakan besaran yang berdiri sendiri.

Tabel besaran pokok beserta satuannya

2. Satuan Sistem Internasional (SI)
Satuan adalah salat satu komponen besaran yang dijadikan sebagai standar dari suatu besaran. Suatu besaran tak hanya mempunyai satu satuan saja. Misalnya, besaran panjang ada yang memakai satuan meter, kaki, inci, dan sebagainya. Untuk massa, bisa memakai gram, kilogram, ton, dan sebagainya. Dengan adanya bermacam-macam satuan untuk besaran yang sama dapat menimbulkan kesulitan. Dengan kesulitan tersebut, para ahli memiliki kesepakatan untuk memakai satu sistem satuan, yakni memakai satuan standar Sistem Internasional (SI).

Satuan Internasional (SI) merupakan satuan yang penggunaannya diakui dalam skala internasional dan mempunyai standar yang telah baku. Satuan ini dibuat agar terhindar dari kesalahpahaman yang muncul dalam bidang ilmiah karena perbedaan satuan yang dipakai.

Pada mulanya, SI dinamakan Metre - Kilogram - Second (MKS). Kemudian pada tahun 1948, tiga macam satuan yaitu Joule (J), Newton (N), dan Watt (W) ditambahkan ke dalam sistem satuan internasional. Namun, pada tahun 1960, ada tujuh SI besaran pokok yang sudah ditetapkan, yaitu meter, sekon, kilogram, mol, kelvin, ampere, dan kandela.

Satuan dibagi menjadi 2 macam, yaitu satuan baku dan satuan tidak baku. Standar satuan baku sudah ditetapkan sama di semua tempat. Sementara itu, standar aturan tidak baku tidak sama pada semua tempat, semisal hasta dan jengkal.

Standar Satuan
Panjang : meter (m)
Massa : kilogram (kg)
Waktu : sekon/detik (s)
Arus listrik : Ampere (A)
Suhu : Kelvin (K)
Intensitas cahaya: kandela (cd)
Jumlah zat : mol

3. Satuan Tidak Standar dan Konversi Satuan
Konversi satuan dilakukan dengan cara menyisipkan faktor konversi yang sesuai yang menjadikan satuan lainnya ditiadakan, kecuali satuan yang kita kehendaki. Faktor konversi adalah perbandingan antara dua satuan besaran sehingga sama dengan satu.

Contoh konversi satuan

Panjang
1 sentimeter (cm) = 0,394 inci
1 inci = 2,54 cm
1 kilometer (km) = 0,621 mil
1 meter (m) 3,28 ft
1 tahun cahaya (ly) = 9,46 x 10¹⁵ m
1 yard (yd) = 3 ft

Massa
1 ton  1.000 kg
1 slug = 14,59 kg
1 kilogram (kg) = 1.000 g = 2,205 lb
1 satuan massa atom (sma) = 1,6605 x 10⁻²⁷ kg

Waktu
1 menit = 60 s
1 jam = 60 menit
1 hari = 24 jam

Besaran Turunan
Besaran turunan merupakan besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Satuan dari besaran turunan disesuaikan dengan satuan dari besaran pokoknya. Misalnya, luas adalah hasil kali dua besaran panjang, yaitu panjang dan lebar, sehingga luas termasuk turunan dari besaran panjang.

Besaran turunan lainnya yaitu volume. Volume adalah perpaduan 3 besaran panjang. Adapapun untuk massa jenis adalam perpaduan antara besaran volume dan besaran massa benda.

Tabel besaran turunan dan satuannya 

referensi & sumber: BSE Fisika Untuk SMA/MA Kelas X. Oleh: Joko Sumarsono.

Lihat: Hasil Hitung Cepat Pemilu 2014

Advertisement

Artikel Terkait Fisika

Label : Fisika Judul : Tabel Besaran Pokok dan Besaran Turunan URL : http://www.limaratus.com/2013/08/tabel-besaran-pokok-dan-besaran-turunan.html
Diposting oleh: Admin -